Go to Borromeus

Pancaroba syndrome ternyata belum selesai juga nich. Masih kena efeknya nich. Mulai jum’at malem dah merasa gak fit ajah. Apalagi sepulang dari Jakarta. Rasanya cuapek buanget. Tapi tetep paksain kerja seperti biasa. Namun akhirnya… jatuh sakit juga nich. Hiks… Mulai demam sabtu pagi. Seharian gak kemana-mana. Tiduran melulu. Ke kantor bentar untuk cek email abis itu tidur lagi. Minggu dah mulai baikan tapi blom fit banget. Waa gak enak banget… :(

Akhirnya tadi pagi niatan pergi ke Boromeus. Ke Boromeus yang paling gak enaknya tuh antrinya itu. Periksanya sich cepet. Antrinya itu yang lama. Sebenernya prosedurnya gak susah banget:

  • daftar ke bagian administrasi (bayar 1000 perak)
  • diperiksa ama bu dokter
  • ambil obat

Sakitnya sih gak aneh-aneh. Batuk pilek aja. Tapi cukup mengganggu aktivitas aja. Hiks… Ada pepatah bilang gini: “Banyak orang menggadaikan kesehatannya di masa mudanya, tapi harus membayarnya kembali di masa tuanya. ” Yang lebih parahnya lagi harus membayar beserta bunga-bunganya. :D Nah yang aku dapetin, selagi sehat ya jangan disia-siakan dengan melakukan hal-hal yang merusak kesehatan itu sendiri. Kapok ah…


me, sUpricak3p

Share and Enjoy:

These icons link to social bookmarking sites where readers can share and discover new web pages.
  • bodytext
  • del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Facebook
  • BlinkList
  • BlogMemes
  • co.mments
  • description
  • Furl
  • Ma.gnolia
  • NewsVine
  • RawSugar
  • Shadows
  • Simpy
  • Slashdot
  • Spurl
  • Technorati
  • YahooMyWeb
  • Google
 

Related Posts

  • No related posts

No Responses to “Go to Borromeus”  

  1. No Comments
Posting Your Comment
Please Wait

Yes, leave a comment here!

There was an error with your comment, please try again.